LONDON (Arrahmah.id) -- Sagal Abdi-Wali, perempuan kelahiran Somalia yang datang ke Inggris sebagai pengungsi saat masih anak-anak, resmi menjadi anggota parlemen Inggris setelah mengucapkan sumpah jabatan sambil memegang Al-Qur’an pada Senin, 12 Oktober 2026. Politikus Partai Buruh itu dilantik untuk mewakili daerah pemilihan Holborn and St Pancras di London, setelah memenangkan pemilihan sela untuk menggantikan mantan Perdana Menteri Keir Starmer.
Dilansir Reuters (13/10/2026), Abdi-Wali, 42 tahun, memenangkan pemilihan sela pada 8 Oktober dengan memperoleh 12.292 suara atau sekitar 45,1 persen. Ia mengungguli Zack Polanski, pemimpin Partai Hijau, yang meraih 8.928 suara atau 32,8 persen. Kursi parlemen tersebut kosong setelah Starmer mengundurkan diri sebagai anggota parlemen pada September 2026.
Dalam prosesi di House of Commons, Abdi-Wali memegang Al-Qur’an saat mengucapkan sumpah kesetiaan kepada Raja Charles III, sebagaimana diwajibkan bagi anggota parlemen Inggris. Sumpah itu menegaskan komitmennya untuk setia kepada raja beserta para penerusnya sesuai hukum. Penggunaan kitab suci merupakan pilihan anggota parlemen; mereka juga dapat memilih mengucapkan pernyataan afirmasi tanpa dasar keagamaan.
Perjalanan hidup Abdi-Wali menjadi sorotan karena ia beralih dari pengungsi anak menjadi wakil rakyat di parlemen nasional. Ia tumbuh di wilayah Camden, London, tempat keluarganya memperoleh rumah, pendidikan, dan kesempatan membangun kehidupan baru. Sebelum terpilih menjadi anggota parlemen, ia aktif bekerja bersama organisasi sosial dan sekolah, menjadi anggota Dewan Camden pada 2022, kemudian memegang portofolio perumahan sebelum terpilih sebagai pemimpin dewan tersebut pada Mei 2026.
Dalam pidato kemenangannya, Abdi-Wali mengatakan bahwa latar belakang seseorang tidak seharusnya menentukan seberapa jauh ia dapat meraih cita-cita. Ia juga menyebut Camden sebagai tempat yang memberinya rumah, pendidikan, persahabatan, komunitas, dan kesempatan untuk berkontribusi kepada masyarakat. Ia berharap keberhasilannya dapat mendorong generasi muda, khususnya mereka dari keluarga imigran, untuk terlibat dalam kehidupan publik.
Kemenangan Abdi-Wali juga menjadi perhatian komunitas Somalia dan masyarakat keturunan Afrika di Inggris. Dalam pemilihan tersebut, Partai Buruh berhasil mempertahankan kursi yang telah dikuasainya sejak daerah pemilihan Holborn and St Pancras dibentuk pada 1983. Hasil itu sekaligus mengalahkan tantangan Partai Hijau yang dipimpin Polanski dalam pemilihan sela yang mendapat perhatian nasional. (hanoum/arrahmah.id)
