JAKARTA (Arrahmah.id) – Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) bersama Pengacara Jawara Bela Umat (Pejabat) menggelar unjuk rasa bertajuk “Glorifikasi Suara Pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka” di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, Selasa (13/10/2026).
Aksi tersebut digelar di tengah perbincangan mengenai tuntutan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka setelah adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Massa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait proses pencalonan Gibran yang mereka nilai bermasalah dari sisi persyaratan konstitusional.
Koordinator aksi, Menu, mengatakan demonstrasi tersebut bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kejujuran dan integritas dalam kepemimpinan nasional.
“Tujuan dari aksi kami ini adalah untuk mengedukasi masyarakat bahwa wapres kita, Gibran, tidak memenuhi syarat dalam pemilihan wakil presiden yang seharusnya,” ujar Menu di lokasi aksi.
Menurut massa aksi, persoalan persyaratan pencalonan wakil presiden perlu menjadi perhatian publik. Mereka pun menyuarakan tuntutan agar Gibran dimakzulkan dari jabatannya sebagai wakil presiden.
Berdasarkan pantauan di lokasi, puluhan demonstran berkumpul di Masjid Cut Meutia sebelum bergerak menuju kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat. Massa mulai melakukan aksi jalan kaki atau long march sekitar pukul 16.00 WIB.
Dalam demonstrasi tersebut, peserta membawa sejumlah spanduk, banner, dan pamflet yang berisi tuntutan mereka. Beberapa tulisan yang terlihat di antaranya “Makzulkan Gibran” dan “Putusan MK Syarat Wapres Tak Terpenuhi”.
Massa ARM tiba di kawasan Tugu Tani sekitar pukul 16.30 WIB. Setibanya di lokasi, para demonstran membentangkan spanduk dan mengangkat pamflet untuk menyampaikan aspirasi kepada masyarakat serta pengguna jalan yang melintas.
Sejumlah anggota kepolisian turut bersiaga di sekitar lokasi demonstrasi. Pengamanan dilakukan untuk menjaga ketertiban dan memastikan penyampaian pendapat di muka umum berlangsung dengan aman.
Di tengah berlangsungnya aksi, kondisi lalu lintas di kawasan Tugu Tani pada jam pulang kerja terpantau ramai lancar.
Hingga berita ini ditulis, demonstrasi ARM bersama Pengacara Jawara Bela Umat masih berlangsung dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa terus menyampaikan tuntutan mereka terkait pemakzulan Gibran Rakabuming Raka.
(ameera/arrahmah.id)
