Memuat...

Qatar Bantah AS-Iran Gagal Berunding, Tegaskan Kedua Pihak Masih Mengupayakan Kesepakatan

Zarah Amala
Sabtu, 7 November 2026 / 28 Jumadilawal 1448 13:15
Qatar Bantah AS-Iran Gagal Berunding, Tegaskan Kedua Pihak Masih Mengupayakan Kesepakatan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani (Kantor Berita Qatar)

DOHA (Arrahmah.id) - Qatar membantah laporan yang menyebut Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan bahwa AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Dalam pernyataan pada Jumat (6/11/2026), Kantor Media Internasional Qatar menyebut laporan tersebut “palsu dan menyesatkan”.

Lembaga itu mengatakan pernyataan Al Thani telah “sengaja dipelintir oleh pihak-pihak yang diuntungkan dari berlanjutnya perang dan ketidakstabilan di kawasan”.

Kantor Media Internasional Qatar menegaskan bahwa kedua pihak masih berupaya mencapai kesepakatan, Al Thani, mengatakan pada Sabtu (7/11) bahwa negaranya dalam beberapa pekan terakhir telah bekerja sama dengan pemerintahan Amerika Serikat (AS) untuk meredakan situasi di kawasan.

Ia mengingatkan agar proses perundingan tidak dipengaruhi kelompok-kelompok garis keras yang ingin menggagalkannya.

“Kita tidak seharusnya mendengarkan suara kelompok garis keras yang ingin membajak proses negosiasi,” kata Al Thani.

Ia mengatakan keinginan pemerintahan AS untuk mencari solusi masih ada, bahkan setelah pemilu paruh waktu. Menurutnya, persoalan tersebut tidak bisa dibiarkan tanpa penyelesaian karena kawasan tidak sanggup menanggung satu putaran eskalasi lagi.

“Kita tidak bisa menunggu sampai tercapai kesepakatan yang sempurna. Kami berharap dapat mencapai kesepakatan yang baik,” ujarnya.

Al Thani menegaskan bahwa upaya mediasi Qatar masih terus berlangsung untuk mencegah situasi berkembang di luar kendali. Ia menilai putaran eskalasi terakhir tidak membawa dampak positif bagi kawasan.

Dalam rangkaian upaya tersebut, ia mengaku telah menghubungi seluruh menteri luar negeri di kawasan untuk membahas kemungkinan penyelesaian. Ia mengatakan Qatar telah melakukan banyak upaya dan kesepakatan masih mungkin dicapai. (zarahamala/arrahmah.id)