DAMASKUS (Arrahmah.id) - Dinas Intelijen Umum Suriah telah menangkap Ali Kayali—yang juga dikenal sebagai “Mihrac Ural”—tersangka utama dalam pembantaian Baniyas tahun 2013, saat ia berupaya melarikan diri melintasi perbatasan.
Pada 4 Oktober, Pasukan Keamanan Dalam Negeri mengumumkan bahwa Departemen Penanggulangan Terorisme telah menangkap Jamal Trabulsi, yang diidentifikasi sebagai wakil dari Ali Kayali (alias “Mihrac Ural”).
Penangkapan ini terjadi dengan latar belakang peristiwa pembantaian al-Bayda pada Mei 2013 di pedesaan Baniyas—salah satu pembantaian paling berdarah selama tahun-tahun revolusi Suriah dan salah satu episode paling menyakitkan dalam ingatan para penyintas, lansir SANA (15/10/2026).
Menurut laporan hak asasi manusia serta kesaksian para penyintas, sebuah operasi militer berskala besar di al-Bayda mengakibatkan 264 warga sipil tewas, termasuk perempuan dan anak-anak, sebagaimana dicatat oleh Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SNHR). (haninmazaya/arrahmah.id)
