Memuat...

Dokter lintas batas buka kamp pengungsi pertama di Prancis

Fath
Rabu, 9 Maret 2016 / 30 Jumadilawal 1437 16:00
Dokter lintas batas buka kamp pengungsi pertama di Prancis
Kamp pengungsi baru di Prancis yang diprakarsai Dokter Lintas Batas. (Foto: Reuters / Pascal Rossignol)
GRANDE-SYNTHE (Arrahmah.com) - Dokter Lintas Batas umumnya beraksi di lokasi-lokasi terpencil yang jauh dari pusat kota dan punya risiko konflik tinggi. Namun pekan ini, Dokter Lintas Batas melakukan sesuatu yang tidak biasa. Mereka membuka kamp pengungsi bagi para imigran.

Sebagaimana dilansir CNN (9/3/2016), sekitar 1000 orang pengungsi dari wilayah konflik di Timur Tengah dan Afrika, hidup serba kekurangan di tempat penampungan yang berlokasi di sebuah lapangan di Calais. Mereka berharap bisa menyeberang ke Inggris.

Organisasi Dokter Lintas Batas membangun kamp pengungsi dengan fasilitas lebih memadai, termasuk adanya toilet dan listrik.

Prihatin dengan kondisi tersebut, organisasi Dokter Lintas Batas membangun kamp pengungsi dengan fasilitas lebih memadai, termasuk adanya toilet dan listrik. Diberitakan sekitar 150 orang setuju untuk pindah ke kamp pengungsi di Grande-Synthe, dekat Dunkirk, dari Calais.

"Baru 150 orang yang setuju pindah, kami berharap ratusan lainnya akan mengikuti," kata juru bicara Dokter Lintas Batas, Samuel Hanryon.

Dia melanjutkan, kamp pengungsi itu merupakan bagian dari upaya meningkatkan kondisi ribuan imigran yang masuk ke wilayah utara Prancis.

Grande-Synthe, tempat penampungan pengungsi bernilai 2,5 juta euro tersebut, menyediakan kamar yang bisa dihuni empat orang, akses toilet dan kamar mandi, dapur, serta listrik. (fath/arrahmah.com)