DAMASKUS (Arrahmah.id) -- Gelombang demonstrasi terjadi di sejumlah kota di Suriah pada Jumat (27/3/2026), ketika warga turun ke jalan untuk mendukung kebijakan pemerintahan Ahmad asy Syaraa yang melarang peredaran alkohol sekaligus menyerukan penerapan nilai-nilai syariah dalam kehidupan publik.
Dilansir Syrian News Network (28/3/2026), aksi dukungan dilaporkan berlangsung di beberapa wilayah, termasuk Damaskus, di mana massa berkumpul di ruang-ruang publik sambil membawa spanduk dan menyuarakan tuntutan penegakan norma moral berbasis Islam. Rekaman yang beredar di media sosial menunjukkan kerumunan warga yang secara terbuka menyatakan dukungan terhadap kebijakan tersebut.

Laporan dari Syrian Observatory for Human Rights menyebutkan bahwa demonstrasi ini merupakan bagian dari kampanye yang lebih luas untuk “memberantas kemungkaran”, termasuk pelarangan alkohol yang dianggap bertentangan dengan nilai masyarakat mayoritas. Aksi serupa juga dilaporkan terjadi di beberapa kota lain, mencerminkan adanya basis dukungan sosial terhadap kebijakan tersebut.
Kebijakan larangan alkohol sendiri sebelumnya telah diberlakukan oleh otoritas di Damaskus, yang membatasi penjualan minuman keras dan aktivitas terkait di ruang publik. Media internasional seperti Reuters dan Associated Press melaporkan bahwa kebijakan ini memicu respons beragam—mulai dari dukungan kelompok Islamis hingga penolakan dari kalangan yang mengkhawatirkan pembatasan kebebasan sipil.
https://www.youtube.com/shorts/4SS9xJ7Wxmc
Dalam konteks tersebut, demonstrasi 27 Maret menunjukkan bahwa sebagian masyarakat Suriah tidak hanya menerima, tetapi juga secara aktif mendorong kebijakan yang lebih religius. Seruan untuk penerapan syariah pun semakin menguat di tengah perubahan sosial-politik yang sedang berlangsung di negara tersebut.
Situasi ini menegaskan adanya polarisasi di masyarakat Suriah, di mana arah kebijakan negara—antara pendekatan religius yang lebih ketat atau mempertahankan pluralisme—masih menjadi perdebatan yang terus berkembang. (hanoum/arrahmah.id)
